Tampilkan postingan dengan label pemandangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemandangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juni 2014

Explore Bintan dan Tanjung pinang (Part 3)


Lanjooooot...




Mengenal pulau yang terkenal sebagai tambang bauksit ini membawa gue hanyut dalam masa-masa bercinta. *sakit


Gue lanjutin ke selatan pulau ini untuk mengetahui daerah yang dulu terkenal dengan tambang bauksit nya, namanya Kijang. Disini dulu berdiri perusahaan bauksit yang bernama PT. ANTAM yang sekarang udah tutup dan gak ada aktivitas pertambangan lagi. Dan untuk itu pemerintah membangun monumen bauksit, untuk mengenang masa-masa itu, masa masa dimana aku pernah mencintaimu. Haaaaalaaah pret..



mampir sejenak melepas dahaga




Setelah cukup lemes, karena disini gak ada apa-apa, berasa bosan, akhirnya gue coba ke pantai yang terkenal disini, pantai Trikora namanya, selain panjang dan lebar, di pantai ini juga banyak batu-batu besarnya. Cantik deh pantainya buat mikirin idup. :’)

info : pantai ini terbagi dari beberapa tempat, trikora 1 hingga trikora 4


 



 

 


»»  READMORE...

Jumat, 17 Januari 2014

Explore Bintan dan Tanjung pinang

Udah 6 bulan gue merantau dipulau ini, coba deh gue urai beberapa hal yang gue tau dengan pulau ini.

Bintan merupakan sebuah pulau yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Bintan juga merupakan pulau sama seperti Pulau Batam yang berbatasan laut langsung dengan negara Singapore dan Malaysia.

Dibagian utara pulau ini terkenal dengan resort yang di miliki oleh investor asing, seperti investor dari Rusia, Singapore dan lain-lain, jadi rasanya sedih banget jika beberapa pantai yang indah dan bagus seharusnya bisa dinikmati dengan mudah malah jadi agak susah untuk dinikmati bahkan untuk masuk sekedar melihat pantainya. :(

beberapa gambar yang berhasil gue abadiin selama gue eplorer pulau ini menggunakan kendaraan roda dua. :D

Pertama beberapa resort di Lagoi (Bintan utara) yang berhasil gue masuki :

Swimming pool Nirwana Garden Resort
Pantai di Nirwana Garden Resort
Pantai Di Nirwana Garden Resort

Pantai Di Nirwana Resort

masih di daerah Lagoi, gue berkesempatan untuk bisa nikmatin wisata Hutan Bakau (mangrove) di malam hari dan pagi hari menggunakan kapal berupa perahu boat, jadi kalo malam wisatanya nikmatin hutan mangrove yang banyak hewan kunang-kunangnya, sedangkan pada pagi atau siang hari ya nikmatin gimana dan ada apa aja di hutan bakau itu.

Harga wisatanya kalo gak salah sekitar Sin $34 sekali perjalanan

wisata mangrove malam hari
karena gue pake kamera hp jadinya gak bisa moto digelep-gelepan..

Keberangkatan awal, diboat nanti ada tour guide nya yang menggunakan bahasa Inggris atau Mandarin
(namanya juga resort)
Hutan Mangrove
masih di Hutan mangrove

Pantai di Bintan Lagoon Resort

Bintan Lagoon Resort
Masih banyak lagi resort yang ada di Lagoi ini, tapi gue gak bisa masuk dan resort dilagoi ini hanya dapat dinikmati untuk kalangan menengah keatas saja.. :(


»»  READMORE...

Senin, 06 Januari 2014

ITS NOT ABOUT THE DESTINATION BUT THE JOURNEY

 Batam - Singapore - Malaysia. (Part 1)

Apa sih yang ada dalam pikiran kalian tentang traveling, vacation atau backpacker??. Ke tempat seru, ketempat yang mewah atau hanya foto-foto ke tempat yang indah yang orang lain belum tentu bisa kesana.


Plan of the damn
Jadi ditulisan ini gue gak bahas soal budget, itinerary, atau travel plan... Its my strory, Its not about the destination but the journey.

Diawal liburan gue sekitar tanggal 28 desember 2013 ini gue mau berencana pergi ke pulau benan di kabupaten lingga provinsi Kepulauan Riau. Tapi rencana hanya rencana dan Tuhan yang menentukan.

Setelah kecewa karena rencana yang mateng banget itu gagal, akhirnya gue melakukan LAGI, LAGI dan LAGI pergi kemana kaki gue mau pergi, tanpa rencana, tanpa mikir resiko dan tanpa teman. Perjalan mendadak untuk kesekian kalinya ini pun gue lakukan lagi.

Gue pergi plesir kesembarang tempat atau kemana aja asal gue bisa bertemu orang baru yang hanya sekedar ngobrol, ketempat yang seru dan menemukan sesuatu hal yang baru.

Ini bukan yang pertama gue mendadak pergi, dari zaman gue SD alias zaman Miyabi belum jadi tranding topic gue udah kenal pergi gak jelas begini (makasih Ayah)

Gue jadi keinget sama tulisannya mba Trinity di bukunya naked traveller “Perjalanan (yang sering tidak terduga) saat melakukan perjalanan jauh lebih berwarna”. Dan itu benar, semua perjalanan dalam hidup gue ini penuh warna (siapa aja yang dulu pernah pergi bareng gue pasti ngerti deh, dimana aja berwarnanya)

Ok lanjut, karena kecewa liburan ke pulau batal, 1 jam kemudian tanpa pikir panjang gue langsung aja cabut ke singapore dari batam. Setelah beli tiket lewat calo dari petugas pelabuhan (ya gitulah Indonesia), gue ngantri untuk bisa masuk kapal, diantrian yang panjang dan dengan mepetnya waktu kapal mau berangkat masih ada aja orang yang nyerobot antrian..

Kesel dong, gue udah sopan-sopan ngantri, eh dia motong gitu aja antrian, gue ya ngedumel “kebiasaan, gak punya sopan dan tenggang rasa”. Orang didepan gue pun denger ocehan kecil gue ini, dengan merespon senyuman. Gue pikir karena dia ngerti omongan gue berarti dia orang Indonesia, yaudah gue ajak ngobrol.

“bu ke singapore kerja?”

“iya mas, saya kerja dengan majikan bla bla bla bla”

Ngobrol berlanjut lama, panjang lebar 583 m2 (1 kapling) gue juga masih melanjutkan obralan dengan sedikit guyonan dan candaan gak penting.

“kamu kesingapore naek apa?”

“gak tau bu, kan mendadak juga kesingapore ini lagian banyak bus atau MRT kan?”

Dengan obrolan yang makin seru, diujung pembicaraan gue dikasih kartu Ezlink sama ibu itu (semacam kartu transportasi), gue nolak banget karena masa iya sih gue langsung aja dikasih, baru juga kenal, tp karena alesan dia punya 2 kartu dan sedikit memaksa, dengan senang hati pun gue terima. Saah !!.

Setelah ngucapin terima kasih, pemberian dia gak berenti gitu aja, lagi-lagi gue dikasih jeruk 2 buah. Meeeeen emang iya apa gue keliatan muka kelaperan dengan bermuka pengemis, tapi karena mendapat tekanan yang besar, akhirnya gue menerima dengan bahagia pemberian ini (lumayan buat makan selama di singapore).

Kebaikan TKI yang kerja disingapore dan baik ini gak berenti gitu aja. “nanti abis dari antrian imigrasi, nanti kamu saya anter ke tempat top-up kartu ini ya, saya gak bisa nganterin kamu cari penginapan karena saya jam 5 harus udah dirumah majikan”.

Gila yaaaa, udeh ngasih gue kartu Ezlink, ngasih 2 jeruk dan ini mau nganterin gue...

Gue cuma manggut-manggut aja, sampe dipelabuhan Harbourfront Singapore gue antri di imigrasi untuk cek paspor, dan seketika itu ada telpon masuk dari temen gue dan gue angkat telpon itu tanpa tau kalo diantrian itu ada tanda “Dilarang menggunakan handphone”.

Tanpa basa-basi petugas imigrasi langsung ngambil paspor gue dan gue ditahan diimigrasi. Yang ada dalam pikiran gue kala itu cuma soal denda yang bayarnya tinggi dan soal TKI yang pasti nunggu gue lama didepan..

Setelah melalui pertanyaan panjang dan alot di imigrasi, gue pun diizinkan ke singapore tanpa denda dan tanpa sanksi sedikitpun, karena yang gue tau ada om-om dideket gue yang juga di dalem imigrasi, disuruh pulang lagi ke Indonesia (entah kenapa).

Setelah keluar dari kantor imigrasi gue gak menemukan lagi TKI singapore yang baik itu, entahlah kemana dia, kemungkinan dia langsung pulang kerumah majikannya karena tau gue bakal lama di imigrasi, sedih sih gue harus berpisah tanpa mengucapkan “terima kasih banyak” dan “semoga ketemu lagi”.

Gue lanjutkan lagi perjalanan, dengan tanya sana-sini dimana gue bisa top-up kartu Ezlink dari TKI ini. Setelah menemukan tempatnya dan dikasih tau kalo top-upnya minimum sin $10, gue langsung aja bayar sin $10, dikasih tau petugasnya kalo kartu gue itu sekarang berjumlah sin $14. Tuhan !!!, tu TKI ngaco juga, udeh ngasih gue ini kartu EZ cuma-Cuma, jeruk 2 Buah dan ini kartu masih keiisi sin $4..

Gue geleng-geleng kepala, senyum kecil dan berkata dalam hati “Hey TKI, lu luarbiasa, lu luarbiasa !!!, pukul aku Alfonso !!!”

Setelah itu gue dapet penginapan didaerah sekitar little India, penginapannya semacam barak yang keisi banyak orang dengan kasur bertingkat. Dan lagian gue cuma narok barang doang dan merem. Keinget dengan kata “backpackers itu tidur yang penting merem, makan yang penting perut keisi”.

Ini beberapa tips apa-apa aja yang enaknya dibawa ke singapore :
  •  Bawa colokan macem digambar begitu, karena disana kayaknya bakal kesusahan nyari colokan yang dua kepala, yang bawa peralatan macem gudget atau kamera kan pasti penting banget beginian

  • Powerbank, buat yang gila maen social media atau sekedar foto-foto lewat kamera HP (karena gue ngerasain banget ketika gue mau foto, tp batre low)
  • Botol minum, air minum botalan kayak aqua itu gila harganya di singapore, jadi lebih enaknya lu bawa botol minum sendiri dan diisi penuh pas dari Indonesia, atau ketika sudah abis lu bisa isi ulang lagi di daerah yang ada tanda air mancur boleh diminum atau isi ulang dipenginapan.
  • Bawa roti sobek dan beberapa mie, ini bener-bener ngebantu banget, keteken banget budgetnya (kecuali yang pengen kuliner)

Dan selama gue hidup disingapore pun cuma dari jeruk TKI, roti sobek dan air 1 setengah botol.

Gue pun jalan-jalan mengitari seluruh singapore dimana aja tempat yang enak buat dikunjungi, senang bahagia dan seru tau hal-hal baru, bisa kenal orang dari berbagai negara, kayak yang gue kenal dari negara Ceko, dimana dia sendiri ke singapore karena kerjaan dan malah curhat kalo kangen sama anak- istirinya, emang ni bule senggol dikit bocor. 
Dengan menikmatinya kemana gue melangkah tapi ada satu hal yang ngeganjel banget dari perjalanan ini........

Gue Sendiri.

Ditulisan berikutnya nanti gue lanjutin perjalanan gue di Johor dan KL yang ketemu TKI lagi.

beberapa gambar yang gue ambil :


kotak amal di salah satu masjid, kala itu sin $1 = Rp.9600, nah kalo seceng
 berapa dolar itu
Marina bay tempat cocok
untuk mikirin hidup
gitulah kalo gak ada yang motoin
Jeruk TKI


















Polisinya imut-imut

cara hemat yang lumayan ngebantu,
isi penuh botolnya gan !!
itu cewek jepang, kenalan dengan dia waktu itu, ummmm intinya dia wanita menarik, karena dia kayak gue, sendiri di negeri orang




»»  READMORE...

Minggu, 01 Juli 2012

Gunung Lawu dan Panorama yang Menyenangkan

Untuk pertama kalinya gue naek Gunung Lawu (3.265 m) yang ada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. :) 

Ceritanya gue naek gunung, dan ya itulah.... hihihi










»»  READMORE...